Berita

Dua Pemuda Mabuk dan Kalah Judi Online, Tusuk Korban di Gunungkidul

Pihak kepolisian berhasil mengamankan MAW (23) dan DL (24) atas tindakannya. Keduanya merupakan warga Banguntapan, Bantul dan Gedongtengen, Kota Yogyakarta. Pihak kepolisian...

Written by Ariko · 49 sec read >
Dua Pemuda Mabuk dan Kalah Judi Online, Tusuk Korban di Gunungkidul

Pihak kepolisian berhasil mengamankan MAW (23) dan DL (24) atas tindakannya. Keduanya merupakan warga Banguntapan, Bantul dan Gedongtengen, Kota Yogyakarta. Pihak kepolisian menangkap keduanya karena terlibat dalam perampokan hingga penusukan dan menyebabkan korban meninggal dunia.

Kombes Pol Burkan Rudi Satria memberikan keterangan bahwa keduanya merampok seorang pengendara bermotor pada Rabu 11 November 2020 pukul 02.30 di daerah Patuk, Gunungkidul.

Dalam tindakannya tersebut, kedua tersangka memepet dan menendang kendaraan korban hingga terjatuh. Setelah korban jatuh, MAW langsung menghampiri korban dan melakukan penusukan hingga berkali-kali. 

Hasil penyelidikan menunjukkan jika MAW menusuk korban lebih dari 10 kali tusukan dan membuat korban tidak selamat. Tusukan ini ada di dada, tangan, dan tubuhnya. Tersangka hanya merampas tas korban yang berisi uang total senilai Rp 1,68 juta.

Tujuan mereka merampas harta milik korban karena alasan ekonomi. Kedua tersangka kalah dalam permainan judi online sebanyak Rp 8 juta sehingga ingin mencari uang dengan jalan pintas.

Baca juga: Simak Kisah Atlet Poker Yang Disekap Demi Taruhan Rp 876 Juta

situs judi online

Korban dalam kasus ini adalah S (50) warga Ngawu, Playen, Gunungkidul. Korban merupakan karyawan warung soto yang hendak berangkat bekerja ke Kota Yogyakarta. 

Kedua tersangka melakukan perbuatan keji ini setelah minum minuman keras dan mabuk berat.  Setelah melakukan aksi kejahatan, kedua tersangka melarikan diri ke Bandung. Meski demikian, keduanya tetap berhasil ditangkap.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka harus mendekam di penjara. Keduanya disangkakan Pasal 338 dan 365 KUHP, dengan hukuman di atas 10 tahun

Sumber: www.tribunnews.com