Berita

Jadi Bandar Judi Bola Online, 3 Warga Meureudu Diamankan Polisi

Angka kasus kriminal di Indonesia yang berhubungan dengan perjudian online saat ini semakin meningkat. Terdapat banyak kasus perjudian online yang mencuat dan...

Written by Ariko · 1 min read >
Jadi Bandar Judi Bola Online, 3 Warga Meureudu Diamankan Polisi

Angka kasus kriminal di Indonesia yang berhubungan dengan perjudian online saat ini semakin meningkat. Terdapat banyak kasus perjudian online yang mencuat dan berhasil dibongkar oleh pihak kepolisian Indonesia. Salah satu diantaranya adalah yang terjadi di Aceh belum lama ini (19/12/2020).

Dilansir di halaman sindonews, Jajaran Reserse Kriminal Polres Pidie, Aceh berhasil menangkap 3 pelaku tindak pidana perjudian online jenis judi bola atau yang juga dikenal dengan nama sbobet. 

Penangkapan tersebut terjadi pada hari sabtu 19 Desember 2020 lalu, pukul 23.00 WIB di Gampong Baro Yaman, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Aceh.

Kepolisian Pidie Amankan 3 Pelaku Judi Bola Online

situs judi online
ilustrasi judi bola online

Menurut lansiran dari halaman sindonews, disebutkan bahwa jajaran Reserse Kriminal Polres Pidie berhasil membeku 3 orang yang diduga sebagai pelaku tindak perjudian online jaringan internasional. Ketiganya disebut berperan menjadi bandar/operator perjudian online tersebut,

Adapun 3 pelaku tersebut berinisial MY (34 tahun), SH (31 tahun) dan MF (27 tahun). Ketiganya merupakan warga Gampong heng Blang, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Dari hasil penangkapan yang dilakukan oleh pihak polres Pidie, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang terkait dengan tindakan pidana perjudian online tersebut. Adapun barang-barang bukti tersebut adalah 1 unit Smartphone Oppo A9 berwarna hitam, 1 unit Smartphone Oppo A5s berwarna merah dan 1 unit Smartphone Samsung Galaxy J7 Model SM-J700F.

Terdapat juga 1 unit laptop Acer berwarna hitam (lengkap dengan charger dan mouse nya), uang tunai dan buku ATM BNI yang juga turut diamankan oleh pihak kepolisian.

Kronologis Penangkapan 3 Pelaku Judi Bola Online

Kembali mengutip informasi dari halaman sindonews, kronologis penangkapan ketiga pelaku perjudian online ini dikendarai kecurigaan dan laporan masyarakat di Gampong Baroh Yaman. Masyarakat melaporkan bahwa adanya aktivitas perjudian judi bola online yang terjadi di sebuah kedai di Gampong Baroh Yaman.

Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat tersebut, Unit Opsnal pun langsung diutus ke lokasi untuk melakukan observasi guna mengecek kebenaran laporan. 

Setelah melakukan investasi beberapa hari, tim pun mengkonfirmasi bahwa memang terdapat aktivitas perjudian di lokasi tersebut. Dengan tim gabungan Sat Reskrim Polres Pidie langsung melakukan penggerebekan ke lokasi perjudian bola online tersebut dan membekuk para pelaku.

Hukuman Bagi Para Pelaku Judi Bola Online

Terkait dengan hukuman yang menjerat ketiga pelaku perjudian online tersebut. Kasat Reskrim Iptu Ferdian Chandra menyebutkan bahwa ketiga pelaku tersebut akan dijerat pasal 18 Jo Pasal 20 Qanun Provinsi Aceh Nomor 06 Tahun 2014 tentang hukum Jinayat. 

Aceh sendiri memang adalah satu-satunya provinsi di Indonesia yang memiliki dan menerapkan hukum Jinayat ini. Sebelumnya telah terdapat beberapa kasus perjudian serupa yang juga dijerat dengan pasal tentang hukum jinayat ini.

Terkait dengan perjudian online, sbobet bukan satu-satunya jenis perjudian online yang keberadaanya mengkhawatirkan di Indonesia. Sejumlah situs perjudian online seperti situs poker online, togel hingga permainan casino lainnya hingga saat ini juga semakin banyak muncul di pencarian internet Indonesia.