Off topic

Rahasia Memulai Bisnis Konveksi Baju Dengan Untung Berlimpah

Biasanya saat mendengar atau membaca bisnis konveksi baju, sering kali yang pertama terlintas adalah sekumpulan orang yang memproduksi pakaian atau tekstil dalam...

Written by Ariko · 3 min read >

Biasanya saat mendengar atau membaca bisnis konveksi baju, sering kali yang pertama terlintas adalah sekumpulan orang yang memproduksi pakaian atau tekstil dalam jumlah banyak. Tapi, itu tidak sepenuhnya tepat karena memulai bisnis konveksi memiliki pengertian yang lebih luas.

Bisnis konveksi baju juga sering disamakan dengan usaha garmen. Padahal kedua jenis usaha ini berbeda. Jika bisnis garmen merupakan sebuah jenis usaha yang bertempat di pabrik dan memiliki kain berton-ton dan ratusan karyawan dengan mesin jahitnya masing-masing.

Maka bisnis konveksi baju adalah jenis usaha yang lebih luwes. Tidak perlu membuat hingga ribuan potong pakaian seperti garmen, anda bisa membuat kurang dari 500 potong baju yang tentunya dapat dilakukan hanya dengan belasan hingga puluhan pegawai saja.

Peluang Bisnis Konveksi Baju

Sampai saat ini memulai bisnis konveksi banyak diminati di tanah air karena permintaan pasarnya yang sangat tinggi dan juga jumlah kompetitornya masih rendah. Karenanya bisa dikatakan peluang bisnis konveksi baju masih sangat besar.

Pada dasarnya untuk membangun bisnis konveksi baju, anda dapat mendirikannya dengan skala rumahan terlebih dahulu. Jika dijalani dengan baik, bisnis skala rumahan pun dapat menjadi sebuah bisnis besar. Apalagi setelah anda berhasil mendapatkan kepercayaan dari konsumen.

Jenis Bisnis Konveksi Baju Berdasarkan Skala Produksi

Secara umum terdapat 2 jenis bisnis konveksi baju berdasarkan skala produksi. Yaitu skala rumahan dan skala besar. Keduanya memiiki kelebihan juga kekurangannya masing – masing.

  1. Bisnis konveksi baju skala rumahan

Jenis bisnis ini merupakan bisnis konveksi baju berskala kecil dengan jumlah pegawai di bawah 50 orang. Bisnis ini masih dapat dijalankan di rumah atau bangunan yang tidak terlalu besar. Karena  jumlah produk yang dihasilkan juga masih cukup terbatas.

  1. Bisnis konveksi baju skala besar

Jenis bisnis ini biasanya telah mampu menghasilkan produk dalam skala yang besar dan sudah diekspor ke negara lain. Bisnis jenis ini juga sudah memiliki unit-unit khusus untuk mengerjakan setiap proses pengerjaan konveksi sehingga lebih professional.

Jenis Bisnis Konveksi Berdasarkan Produk Yang Dihasilkan

Beberapa bisnis konveksi baju memiliki spesialisasi pembuatan produk yang hanya menyasar segmen dan target market tertentu. Simak penjelasannya berikut ini.

  1. Bisnis Konveksi Kaos

Bisnis konveksi baju yang satu ini hanya menangani pembuatan kaos dengan berbagai macam model dan variasi pilihan bahan. Kaos yang diproduksi dapat berupa kaos polos/kaos sablon dengan desain yang sesuai dengan pemesanan.

  1. Bisnis Konveksi Baju Anak-Anak

Bisnis konveksi baju anak ini fokus pada pembuatan baju anak-anak baik laki-laki maupun perempuan. Produk ini memiliki peminat yang tinggi di pasaran dengan pilihan yang beragam dan kualitas yang bersaing.

  1. Bisnis Konveksi Baju Wanita

Wanita sangat memperhatikan fashion dan cenderung lebih sering membeli berbagai produk pakaian. Oleh karena itu, ada bisnis konveksi baju yang khusus memproduksi baju-baju wanita. Mulai dari gamis wanita, dress pesta, baju kantor dan lain sebagainya.

  1. Bisnis Konveksi Jilbab

Seiring dengan meningkatnya permintaan jilbab di pasaran, beberapa bisnis konveksi ada yang memfokuskan diri untuk membuat jilbab dengan berbagai model dan bahan. Misalnya jilbab instan, pashmina, dan jilbab segi empat dengan berbagai corak dan motif.

  1. Bisnis Konveksi Baju Olahraga

Saat memulai bisnis konveksi baju yang satu ini, khusus membuat baju atau seragam olahraga baik untuk keperluan kantor, anak sekolah, maupun organisasi lainnya. Pakaian olahraga juga menjadi produk yang sering digunakan secara massal dalam acara tertentu.

Setiap tahun, sekolah-sekolah juga pasti memerlukan baju atau seragam olahraga untuk siswa baru sehingga bisnis ini tidak akan pernah sepi peminat. Baju olahraga yang diproduksi biasanya sudah satu set yang terdiri dari baju dan celana.

Cara Memulai Bisnis Konveksi Baju

Jika memulai bisnis konveksi baju, tentu anda ingin bisnis tersebut terus berkembang serta mendapatkan banyak keuntungan. Tapi tidak ada satupun bisnis di dunia ini yang dilakukan tanpa mengalami hambatan.  Karenanya, yuk ikuti cara memulai bisnis konveksi berikut ini

  1. Tentukan produk konveksi yang akan diproduksi

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan produk konveksi yang akan menjadi spesialisasi bisnis anda. Misalnya, anda memilih baju muslim, maka orang-orang akan mengenal usaha anda sebagai bisnis konveksi baju muslim.

  1. Siapkan modal usaha

Setelah menentukan produk yang menjadi spesialisasi bisnis konveksi baju, selanjutnya anda harus menyiapkan modal usaha yang diperlukan. Dengan perencanaan dan perhitungan yang matang anda bisa kok, menggunakan budget yang tidak terlalu besar.

  1.  Persiapkan lokasi usaha

Salah satu faktor penting dalam menentukan bisnis adalah memilih tempat yang tepat. Apabila memiliki rumah yang cukup besar, maka bisnis konveksi bisa dijalankan di rumah saja. Jika tidak, maka anda juga bisa menyewa tempat di area yang lebih strategis.

  1. Lakukan promosi usaha

Untuk menarik minat calon pelanggan, persiapkan strategi promosi yang unik dan menarik, misalnya memanfaatkan media sosial, membagikan pamflet maupun brosur, memasang banner, dan memberikan diskon pada setiap pelanggan pertama.

Baca juga: Beberapa Jenis Usaha Online Yang Wajib Anda Coba

Sarana Yang Dibutuhkan Untuk Memulai Bisnis Konveksi Baju

Setelah mengikuti cara memulai bisnis konveksi baju di atas, maka anda harus mulai menyiapkan beberapa sarana seperti pengadaaan mesin jahit, mesin obras, mesin overdeck, mesin rantai, mesin potong, mesin steam, dan peralatan menjahit lainnya.

Kendala Bisnis Konveksi Baju

Setiap merintis sebuah bisnis atau usaha tentunya anda akan menghadapi berbagai jenis kendala. Berikut ini adalah kendala yang biasa dialami ketika mendirikan bisnis konveksi baju.

1. Modal yang terbatas

Merintis usaha konveksi memang membutuhkan modal yang sedikit. Maka dari itu diperlukan estimasi modal untuk menjalankannya. Anda bisa mendapatkan budget untuk modal dengan cara menabung atau mengambil pinjaman di bank.

2. Barang reject atau return

Setiap pemilik bisnis konveksi tentu ingin produk yang dijualnya memiliki kualitas bagus. Namun, produk reject atau return itu pasti selalu ada. Biasanya produk tidak lolos quality control dikarenakan produk dalam keadaan rusak atau salah pengerjaan.

3. Adanya inflasi

Tingkat daya beli masyarakat sangat dipengaruhi kondisi keuangan negara. Maka tidak heran daya beli masyarakat akan menurun drastis saat harga barang melojak naik akibat negara mengalami inflasi.

4. Perubahan industri mode yang cepat

Perubahan yang sangat cepat pada tren fashion membuat banyak pemilik bisnis konveksi sering mengalami kerugian. Produk lambat memasuki pasar sementara tren produk telah berubah. Oleh karena itu, kita harus selalu update dengan perubahan tren produk dunia mode.

Mengelola bisnis konveksi baju memang tidak selamanya memberikan untung yang banyak, maka dari itu dibutuhkan keuletan dan ketekunan dalam menjalankannya. Manfaatkan juga teknologi digital yang sedang berkembang saat ini untuk mengahsilkan produk yang up to date.

Live Draw SGP dan Segala Kerugiannya

Ariko in Off topic
  ·   1 min read