Info

Sejarah Perjudian Porkas di Indonesia, Mulai Dari Pelegalan Hingga Kontroversinya

Dalam sejarah perjudian di Indonesia, Porkas adalah salah satu jenis perjudian yang sangat kontroversial di masa lalu. Sejarah perjudia Porkas berasal dari...

Written by Ariko · 2 min read >
Sejarah Perjudian Porkas di Indonesia, Mulai Dari Pelegalan Hingga Kontroversinya

Dalam sejarah perjudian di Indonesia, Porkas adalah salah satu jenis perjudian yang sangat kontroversial di masa lalu. Sejarah perjudia Porkas berasal dari singkatan Pekan Olahraga dan Ketangkasan. Praktik perjudian ini merupakan  jenis perjudian yang dilegalkan dan difasilitasi oleh pemerintah Indonesia di tahun 1985.

Melansir dari halaman Historia, Porkas dijelaskan sebagai jenis undian berhadiah di bidang olahraga dan juga sepakbola. Jika ditelaah, Porkas ini pada dasarnya adalah sport betting, dimana pemain diharuskan menebak hasil pertandingan olahraga (menang-sering-kalah) untuk memenangkan hadiah.

Sejarah Perjudian Porkas di Indonesia

Sejarah Perjudian Porkas di Indonesia

Sebelum dirilis dan direalisasikan di tahun 1985, ternyata pemerintah yang kala itu dipimpin Presiden Soeharto melakukan studi banding ke Inggris terlebih dahulu guna mempelajari sistem kerja perjudian berbasis olahraga.

Kembali mengutip dari halaman Historia, disebutkan bahwa presiden Soeharto mengirimkan Mensos, Mintaredja ke Inggris untuk mempelajari sistem judi olahraga yang dilegalkan di Inggris. Studi ini sendiri berlangsung selama kurun waktu 2 tahun.

Setelah rangkaian penelitian yang dilakukan selama 2 tahun, Porkas pun akhirnya diresmikan pada tahun 1985 dengan dasar hukum yang mengacu pada UU. No. 2 Tahun 1954 tentang undian. Porkas ini juga diperkuat dengan adanya Surat Keputusan Menteri Sosial No. BSS-10-12/85 yang dikeluarkan pada tanggal 10 Desember 1985.

Pemerintah Klaim Bahwa Porkas Berbeda Dengan Judi 

Meskipun dilihat dari berbagai sisi, telah jelas bahwa Porkas adalah sebuah jenis perjudian berkedok undian berhadiah. Namun dalam sejarah perjudian tercatat bahwa pemerintah Indonesia pernah membantah perihal hal ini.

Kala itu, pemerintah mengklaim bahwa Porkas merupakan hal yang berbeda dengan undian hadiah berbau perjudian sebelumnya. Berbeda dengan undian hadiah sebelumya, pemerintah menyebut bahwa Porkas tidak mengandung unsur tebakan angka, peredarannya pun dibatasi untuk kabupaten dan hanya untuk yang berusia minimal 17 tahun.

Baca juga: Sejarah Togel Hongkong

Sebagai informasi tambahan, di tahun 1960 pemerintah Indonesia juga sempat melegalkan praktik perjudian jenis undian hadiah. Namun undian berhadiah tersebut dihapuskan setelah presiden Soekarno yang kala itu memimpin mengeluarkan Keppres yang melarang undian berhadiah.

Judi Porkas Banyak Ditentang Sejak Kemunculannya

syair hk

Meskipun pemerintah telah mengklaim bahwa Porkas berbeda dengan undian hadiah yang bersifat tebakan angka sebelumnya. Namun tetap saja, banyak masyarakat yang menentang keberadaan praktik perjudian. Kala itu, banyak pihak menyebutkan bahwa program Porkas ini hanya kedok yang digunakan pemerintah untuk bermain judi.

Meskipun suara yang menolak Porkas ini cukup bergemuruh, namun banyak juga pihak yang mendukung adanya Porkas tersebut. Pihak pendukung ini beranggapan bahwa Porkas dapat menjadi solusi dalam membantu mengatasi masalah keuangan negara.

Salah satu pihak yang tegas menolak realisasi Porkas pada saat itu adalah MUI (Majelis Ulama Indonesia). Bahkan organisasi Islam ini sempat melayangkan surat berisi pernyataan penolakan terhadap Porkas kepada pemerintah pada tahun 1986.

Seiring berjalannya waktu, Porkas pun banyak menuai gelombang protes dari masyarakat. Namun pemerintah tidak menutup praktik undian berhadian ini dan justru mengganti namanya menjadi Kupon Sumbangan Olahraga Berhadiah (KSOB).

Para Ulama Setuju Haramkan Porkas

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa MUI adalah salah satu pihak yang menentang adanya Porkas. Namun disebutkan di halaman Historia, bahwa kala itu MUI tidak langsung mengeluarkan Fatwa yang tegas mengharamkan Porkas. Kondisi tersebut membuat banyak masyarakat merasa cemas.

Alhasil pada pertengahan Februari 1986 di Bandung, para ulama, ahli hukum dan cendekiawan muslim sepakat mengadakan pertemuan untuk membahas permasalah Porkas ini. Pertemuan tersebut dikenal dengan nama Forum Silaturahmi Ulama dan Cendekiawan Muslim Jawa Barat.

Dari pertemuan tersebut, Forum sepakat bahwa Porkas dapat merusak nilai moral dan agama, khususnya bagi remaja dan juga pelajar.

Tidak hanya ulama dan cendekiawan yang menentang adanya Porkas ini, para mahasiswa pun tercatat dalam sejarah melakukan aksi protes dan menolak Porkas. 

Gelombang protes ini dimulai dari aksi protes Mahasiswa Universitas Islam Indonesia Yogyakarta pada tahun 1991 yang mendesak pihak Universitas mengembalikan sumbangan pembangunan Sarana pendidikan yang diduga merupakan hasil dari Porkas.

Itulah sedikit ulasan mengenai sejarah perjudian Porkas di Indonesia. Meskipun dapat memberikan pemasukan bagi kas negara, apakah anda berpikir kebijakan di masa lalu ini adalah kebijakan yang benar?

Sejarah Togel Hongkong

Sejarah Togel Hongkong

Ariko in Info
  ·   2 min read
Menikmati Kelezatan Makanan Khas Maluku

Menikmati Kelezatan Makanan Khas Maluku

Ariko in Info
  ·   2 min read