Berita

Warisan Rp 100 Juta Habis dalam Seminggu Untuk Main Judi

ES (30), pemuda asal Banjarsari, Solo, harus mendekam di penjara. Dia ditangkap oleh polisi karena membenarkan segala cara untuk meningkatkan modal judi. ...

Written by Ariko · 1 min read >
Warisan Rp 100 Juta Habis dalam Seminggu Untuk Main Judi

ES (30), pemuda asal Banjarsari, Solo, harus mendekam di penjara. Dia ditangkap oleh polisi karena membenarkan segala cara untuk meningkatkan modal judi. 

ES pernah menjual harta warisan rumah orang tuanya dan menggadaikan sepeda motor rekannya untuk mencuri roda mobil pamannya. ITU hanya bisa menyesali apa yang dia lakukan sekarang.

Hobi Berjudi

daftar-maxxqq
ilustrasi

ITU diakuinya sudah akrab dengan judi sejak kecil. Dari kebiasaannya, berjudi menjadi hobi baginya. ES bahkan mengaku membuat ketagihan. 

Sudah sejak  kecil hobinya berjudi ia jalani,” kata ES. ES dulu pernah bekerja sebagai kondektur bus. Namun, judi mengabaikan pekerjaannya. Akibatnya, ES sekarang menganggur.

Menjual warisan habis 100 juta rupee dalam seminggu. Lewat perjudian, ES sepertinya kehilangan logikanya. Ia bahkan rela menjual semua miliknya, termasuk rumah yang diwarisi dari orang tuanya. 

“Di masa lalu, kita digunakan untuk mendapatkan warisan dari orang tua untuk sejumlah besar 100 juta rupee,” katanya. 

Namun karena hobinya berjudi, ia langsung kehabisan uang. Selama seminggu dia berjudi dan menghabiskan banyak uang.

Ia sempat menjual sepeda motornya Rp 4 juta. Uang itu tidak tersisa karena perjudian yang dilakukannya.

Baca juga: Simak Kisah Atlet Poker Yang Disekap Demi Taruhan Rp 876 Juta

Menggadaikan sepeda motor teman, mencuri sepeda paman

ES yang tidak memiliki apa-apa kemudian membenarkan segala cara. Ia bertekad mencuri roda mobil pamannya pada Desember 2019. 

Lalu, sekitar dua bulan setelah motornya dicuri, ES menggadaikan motor temannya karena berjudi.

Saya pernah menggadaikan sepeda motor miliki teman hanya untuk berjudi dengan sejumlah uang 1,5 jt

Menyesal, mendekam di penjara

ES itu dilaporkan ke polisi atas tindakannya. Dia mengaku menyesal. ES didakwa melakukan pencurian berdasarkan Pasal 363 KUHP, dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara. 

“Dari sini kita mendapatkan pelajaran setelah apa yang dilakukan oleh pelaku yang sudah merugikan kita dan orang lain,” kata Kompol Demianus Palulungan Polres Banjarsari.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com